Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

KEMENDUKBANGGA BIDIK SENTRA NIPOTOWE UNTUK SEKOLAH LANSIA


Palu - Lansia dari keluarga rentan di Sulawesi Tengah berpeluang memperoleh pendampingan terpadu melalui Sekolah Lansia yang tidak hanya memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga dukungan pemberdayaan ekonomi sesuai kebutuhan. Program ini diprioritaskan bagi lansia yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 serta memiliki tingkat kerentanan tinggi, seperti hidup sebatang kara, tidak memiliki pendamping keluarga, atau berada dalam kondisi kemiskinan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, ke Sentra Nipotowe Palu, Selasa (4/8/2026), untuk membahas sinergi penguatan layanan bagi kelompok lanjut usia bersama Kepala Sentra Nipotowe.

Menurut Nuryamin, meningkatnya angka harapan hidup membuat jumlah penduduk lanjut usia terus bertambah sehingga memerlukan perhatian yang lebih serius. Karena itu, Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah mendorong Sekolah Lansia tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga terhubung dengan berbagai layanan sosial dan pemberdayaan.

"Kami ingin Sekolah Lansia juga mampu menjawab kebutuhan riil para lansia. Bila ada membutuhkan tongkat, kursi roda, atau alat bantu lainnya, tentunya Prioritasnya adalah masyarakat pada Desil 1 dan Desil 2," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sentra Nipotowe Palu, Diah Rini Lesmawati meminta gar pendampingan bagi lansia di sekolah lansia berjalan berkesinambungan, Diah mendorong adanya pertemuan secara khusus menyusun agenda kegiatan mingguan antara BKKBN dan Sentra Nipotowememinta yang mengintegrasikan materi Sekolah Lansia dengan program rehabilitasi sosial berbasis komunitas.

"tinggal kita susun agenda perminggu yang kita mau gabungkan dengan materinya sekolah lansia, kita berselang seling antara materi sekolah lansia dengan pemantauan wirausahaan dari kami dan pemeriksaan kesehatan gratis" ujarnya

Sentra Nipotowe saat ini membina 15 penerima manfaat dengan berbagai latar belakang permasalahan sosial, sebagian besar merupakan korban kekerasan seksual. Dan menerima kelompok rentan mulai dari usia anak hingga lanjut usia.

Menurut Diah, masyarakat yang menerima layanan Sentra Nipotowe harus memperoleh rekomendasi dari Dinas Sosial kabupaten atau kota. Sentra memprioritaskan masyarakat pada Desil 1 dan 2, hingga desil 5 masih dimungkinkan sesuai hasil asesmen.

Dalam pengembangan program pemberdayaan, Sentra Nipotowe menyiapkan pelatihan diantaranya membatik teknik ciprat, beternak itik, dan pengolahan telur asin yang disesuaikan dengan kemampuan fisik dan lingkungan peserta. Seluruh calon peserta terlebih dahulu menjalani asesmen untuk memetakan potensi, kondisi kesehatan, dan mobilitas sebelum diberikan pelatihan dan bantuan.

Program tersebut diawali dengan bimbingan teknis selama tiga hari yang membahas teknik budidaya, praktik lapangan, serta kewirausahaan. Peserta juga memperoleh 25 ekor itik sebagai media belajar sebelum mengembangkan usaha secara mandiri.

Sentra Nipotowe juga mengusulkan agar pendampingan usaha dipadukan dengan kegiatan Sekolah Lansia melalui pertemuan rutin yang diisi materi kesehatan, pemantauan usaha, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kolaborasi juga akan diperluas dengan Balai Latihan Kerja (BLK) agar peserta yang memenuhi syarat dapat mengikuti pelatihan bersertifikat.

Usai pertemuan, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah meninjau sejumlah fasilitas layanan di Sentra Nipotowe, mulai dari klinik kesehatan, ruang pelatihan menjahit, kelas tata boga, pelatihan ecoprint, hingga Sekolah Rakyat. Lannyolla

Penulis: Lanny Yolistina Lameanda,
Editor: Sakkirang
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46240
Waktu: Pk. Selasa, 4 Agustus 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).