Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

Lagi, Bkkbn Menghayo-Hayo Genting di Sigi


*SIGI* — 12 Oktober 2026 Percepatan penurunan stunting membutuhkan lebih dari sekadar program pemerintah. Kepedulian, gotong royong, dan keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan keluarga berisiko stunting mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Semangat inilah yang terus didorong Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kabupaten Sigi.

Sosialisasi GENTING di Kabupaten Sigi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung keluarga sasaran. Program ini mendorong keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh yang dapat memberikan bantuan sesuai kebutuhan keluarga, mulai dari pemenuhan gizi hingga dukungan terhadap lingkungan tempat tinggal yang layak dan sehat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, *Nuryamin, S.TP., M.M.*, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), kami mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan nyata kepada keluarga berisiko stunting. Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Menurut Nuryamin, dukungan kepada keluarga sasaran perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain pemenuhan kebutuhan gizi, kondisi lingkungan dan kelayakan tempat tinggal juga perlu menjadi perhatian untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Harapan kami, melalui GENTING semakin banyak pihak yang tergerak menjadi orang tua asuh dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Dengan semangat gotong royong, kita ingin memastikan keluarga yang membutuhkan mendapatkan dukungan yang tepat sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, *Drs. Nuim Hayat, M.M.*, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung upaya pencegahan stunting di daerah.

“Pencegahan dan percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen serta kerja sama dari seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dukungan dunia usaha dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar program ini dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia berharap pelaksanaan GENTING di Kabupaten Sigi dapat memperkuat kepedulian sosial serta mendorong semakin banyak pihak untuk berpartisipasi dalam mendukung keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.

Salah satu bentuk dukungan yang didorong melalui GENTING adalah pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, termasuk penyediaan rumah layak huni. Dukungan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan mendukung proses tumbuh kembang anak.

Melalui kolaborasi lintas sektor, GENTING diharapkan tidak hanya menjadi gerakan seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga sasaran. Keterlibatan orang tua asuh menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi berharap semakin banyak pihak yang tergerak mengambil peran dalam GENTING. Sebab, membangun generasi yang sehat dan berkualitas bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. W.A

Penulis: Moh. Awal Wahyudin
Editor: Sakkirang
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46308
Waktu: Pk. Senin, 12 Oktober 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).