Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah
Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah
Sekolah Lansia Banggai Belajar Merajut, Siap Jadi Produktif!

Banggai — Hari ini, Sekolah Lansia “Bintang” Desa Bukit Jaya, Kecamatan Toili Jaya, Kabupaten Banggai, menyelenggarakan pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Tailor Made Training (TMT) Batch 4 Program Pelatihan Pembuatan Craft dengan Teknik Merajut di Gedung Balai Desa Bukit Jaya, Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 16 siswa Sekolah Lansia Bintang yang harapannya menjadi salah satu upaya mendorong lansia agar tetap aktif, produktif, dan mampu mengembangkan potensi diri. Pelatihan yang akan berlangsung pada 12–20 Oktober 2026 ini merupakan kerja sama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banggai dengan Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (SPPVP) Palu atas hasil nota kesepahaman (MoU) Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dengan SPPVP Palu. Dalam kegiatan ini, SPPVP Palu memfasilitasi instruktur serta menyediakan bahan pelatihan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi kerajinan bernilai ekonomi.
Pelaksanaan pelatihan di Kabupaten Banggai menjadi langkah untuk memperluas akses pemberdayaan lansia melalui pelatihan vokasional. Sebelumnya, pelatihan serupa telah dilaksanakan di Sekolah Lansia Seroja dan Sekolah Lansia Maroso di Kota Palu. Kali ini, kesempatan tersebut hadir bagi siswa Sekolah Lansia Bintang agar lansia di Kabupaten Banggai juga dapat memperoleh akses terhadap pelatihan keterampilan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pelaksanaan kolaborasi kedua dengan SPPVP Palu dan BBPVP Makassar dalam penyelenggaraan pelatihan vokasional bagi siswa sekolah lansia. Melalui kolaborasi ini, pemberdayaan lansia diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dan memberikan kesempatan untuk terus belajar serta berkarya.
Pembukaan pelatihan dihadiri Camat Toili Jaya, Siti Hikmah, S.Pd., M.M., Kepala Desa Bukit Jaya, Katiran, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Toili Jaya, Sinem Yenimulyani, S.Sos., jajaran PKB/PLKB Kecamatan Toili Jaya, instruktur SPPVP Palu, serta siswa Sekolah Lansia Bintang. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah kecamatan dan desa terhadap pemberdayaan lansia. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi para lansia untuk mengembangkan kreativitas dan meningkatkan keterampilan. Pelatihan merajut tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menghasilkan kerajinan yang berpotensi bernilai jual. Dengan demikian, lansia diharapkan memiliki kesempatan untuk tetap produktif dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong Lansia Entrepreneur, salah satu menu dalam program SIDAYA (Lansia Berdaya). Program ini memberikan kesempatan bagi lansia untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjalani masa lanjut usia secara lebih produktif. Instruktur pelatihan, Elisa, menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi para peserta mempelajari teknik merajut secara bertahap. Setelah sebelumnya mengajar siswa sekolah lansia di Kota Palu, kesempatan untuk kembali mendampingi lansia, kali ini di Kabupaten Banggai, menjadi pengalaman berkesan baginya. Ia berharap para peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan menguasai keterampilan yang diajarkan.
Pelaksanaan pelatihan juga mendapat dukungan dari PKB/PLKB Kecamatan Toili Jaya. Pembina Sekolah Lansia Bintang, Amir Ruddin, SKM., bersama jajaran PKB/PLKB setempat siap mendampingi peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Antusiasme siswa yang terlihat sejak pembukaan dan kelas perkenalan teknik merajut menjadi awal yang positif bagi pelaksanaan pelatihan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik. Melalui pelatihan ini, para lansia diharapkan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat, mengembangkan potensi diri, serta meningkatkan kemandirian. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan lansia yang aktif, produktif, dan berdaya.
henn
Penulis: "Heni Wakhidatun Nisa
Handaka,"
Editor: Sakkirang
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46307
Waktu: Pk. Senin, 12 Oktober 2026 WITA
PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id
Tentang Kemendukbangga/BKKBN
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;
Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


