Kementerian Kependudukan &

Pembangunan Keluarga/BKKBN

Provinsi Sulawesi Tengah

2 anak lebih sehat

Geografi & Demografi Sulawesi Tengah

 

Informasi geografi & demografi provinsi sulawesi tengah

Program

 

Informasi Program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Inovasi Program

 

Upaya lebih membumikan program pembangunan keluarga, kependudukan & keluarga berencana (bangga kencana) di provinsi sulawesi tengah

Kabar Berita

Kemendukbangga/BKKBN Sulteng Dorong Transformasi Digital Berbasis Kesejahteraan Keluarga


Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, S.TP., M.M., menghadiri pembukaan Posalia Sulteng Digifest 2026 di Atrium Palu Grand Mall, Selasa (11/8/2026) sore.

Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi Daerah dan Digitalisasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan”, kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi transformasi digital.

Kehadiran Nuryamin dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam memastikan perkembangan ekonomi dan teknologi turut memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga serta pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

Pembukaan Posalia Sulteng Digifest 2026 dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman, Anggota Komisi XI DPR RI Muhiddin M. Said, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Irfan Sukarna, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam arahannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menekankan pentingnya diversifikasi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah perlu diperkuat melalui sektor-sektor potensial lainnya sehingga tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bank Indonesia terus mendorong penguatan UMKM melalui peningkatan kapasitas usaha, korporatisasi, akses pembiayaan, serta pemanfaatan digitalisasi sistem pembayaran.

Bagi Kemendukbangga/BKKBN, penguatan ekonomi dan digitalisasi memiliki keterkaitan dengan pembangunan keluarga. Keluarga yang memiliki akses terhadap informasi, teknologi, dan peluang ekonomi yang lebih luas akan memiliki kapasitas yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Nuryamin menilai transformasi digital perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

“Digitalisasi bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas peluang ekonomi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Nuryamin.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar transformasi digital dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas. Pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, pelaku UMKM, serta masyarakat perlu bergerak bersama dalam menciptakan ekosistem yang mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Posalia Sulteng Digifest 2026 yang tidak hanya menghadirkan pameran produk UMKM, tetapi juga berbagai kegiatan edukatif dan pengembangan kapasitas masyarakat, seperti seminar Artificial Intelligence, Digital Payments, and Innovations, Seminar dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, serta berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Semangat kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat. Pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Ketika ekonomi tumbuh, kita ingin manfaatnya juga dirasakan oleh keluarga dan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Posalia Sulteng Digifest 2026 melibatkan sekitar 39 UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produk, membuka akses pasar, serta meningkatkan pemanfaatan transaksi digital. WR

Penulis:
Wira Ardian
Editor: Pelaksana
Foto: Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulteng
Tanggal Rilis: 46246
Waktu: Pk. Selasa, 11 Agustus 2026 WITA

PPID Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah
ppidkemendukbanggasulteng@gmail.com
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 37
Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Instagram: kemendukbangga.bkkbnsulteng
Facebook: BKKBNSulteng
Twitter/X: @kemendukbangga.bkkbnsulteng
TikTok: kemendukbanggasulteng
YouTube: kemendukbangga.bkkbnsulteng
www.sulteng.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).